FIX
FIX
OPINI & WAWANCARA
Rasionalisasi Pemimpin
Oleh : M Alfan Alfian
JADWAL SHALAT   Subuh 05:29 WIB | Dzuhur 12:39 WIB | Ashar 15:59 WIB | Maghrib 18:40 WIB | Isya 19:46 WIB
PROPERTI

Teduh Di Hati, Masjid Agung Keraton Surakarta

Masjid bernuansa hijau kebiruan yang bernama lengkap Masjid Ageng Karaton Surakarta Hadiningrat) ini pada masa pra-kemerdekaan adalah masjid agung milik kerajaan
12 Agustus 2013 07:35:00 WIB

Surakarta | POL

MELIHAT dari dekat arsitektur Masjid Agung Keraton Surakarta rasanya langsung meneduhkan hati dan pikiran.

Masjid bernuansa hijau kebiruan yang bernama lengkap Masjid Ageng Karaton Surakarta Hadiningrat) ini pada masa pra-kemerdekaan adalah masjid agung milik kerajaan (Surakarta Hadiningrat) dan berfungsi selain sebagai tempat ibadah juga sebagai pusat syiar Islam bagi warga kerajaan.

Pada tahun 1763, Sunan Pakubuwono III membangun Masjid Keraton Surakarta dan selesai pada tahun 1968. Masjid berkategori ‘masjid jami’ ini yaitu masjid yang digunakan untuk salat berjamaah dengan ukuran makmum besar (misalnya salat Jumat dan salat Ied). Selain itu juga digunakan sebagai pendukung segala keperluan kerajaan yang terkait dengan keagamaan, seperti Grebeg dan festival Sekaten.

Raja (Sunan) Surakarta berfungsi sebagai panatagama (pengatur urusan agama) dan masjid ini menjadi pelaksana dari fungsi ini. Semua pegawai mesjid diangkat menjadi abdi dalem kraton, dengan gelar seperti Kanjeng Raden Tumenggung Penghulu Tafsiranom (untuk penghulu) dan Lurah Muadzin untuk juru adzan.

Berdiri di atas lahan seluas 19.180 meter, Masjid Keraton Surakarta dipisahkan dari lingkungan sekitar dengan tembok pagar keliling setinggi 3,25 meter yang dibangun pada masa Sunan Pakubuwana VIII tahun 1858. Area pagar lainnya juga dilengkapi dengan gapura di tiga pintu masuk, yaitu gapura utama berbentuk paduraksa berada di sisi timur menghadap alun-alun dan dua gapura kecil di sisi utara dan selatan.

Bangunan Masjid Surakarta yang merupakan gaya tradisional Jawa dan bergaya tajug. Sedangkan atapnya berpuncak mustaka (mahkota) dan beratap tumpang susun tiga.

Di kawasan masjid, ada beberapa bagian masjid yang memiliki fungsinya masing-masing, diantaranya adalah Serambi, mempunyai semacam lorong yang menjorok ke depan (tratag rambat) yang bagian depannya membentuk kuncung. Ruang Utama yang mempunyai empat saka guru dan dua belas saka rawa. Kelengkapan yang ada antara lain adalah mihrab, maksura, dan mimbar sebagai tempat khatib. Pawestren sebagai tempat salat untuk wanita dan balai rapat, dan tempat berwudhu.

Di halaman Masjid Keraton Surakarta, terdapat Pagongan, Istal, Gedung PGA Negeri, Menara Adzan, Istiwak, dan Gedang Selirang.

Pagongan, terdapat di sisi utara dan selatan setelah memasuki gapura utama masjid. Bentuk berupa pendapa dengan ukuran bangunan sama. Fungsinya adalah sebagai tempat gamelan kraton diletakkan dan dimainkan sewaktu perayaan Sekaten (festival memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Istal dan garasi kereta untuk raja ketika Shalat Jumat dan Grebeg, diperkirakan dibangun bersamaan dengan dibangunnya Masjid Agung Surakarta.

Gedung PGA Negeri, didirikan oleh Sunan Pakubuwono X (1914) dan menjadi milik kraton.

Menara adzan, mempunyai corak arsitektur terinsirasi dari Qutub Minar di Delhi, India. Didirikan pada tahun 1928 (masa Sunan Pakubuwono XI).

Istiwak, yaitu gnomon (pancang) yang menjadi bagian jam matahari untuk menentukan waktu shalat

Gedang Selirang, merupakan bangunan yang dipergunakan untuk para abdi dalem yang mengurusi masjid. POL


Tinggalkan komentar....





EKONOMI DAN BISNIS


Rusia Anggap Enteng Sanksi Uni Eropa dan Amerika

MENTERI Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa sanksi baru dari Uni Eropa atau Amerika…
01 September 2014 20:15:00 WIB

Rusia Anggap Enteng Sanksi Uni Eropa dan Amerika

MENTERI Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa sanksi baru dari Uni Eropa atau Amerika…
01 September 2014 16:53:00 WIB

Makam Korban Pembantaian Yahudi Ditemukan

01 September 2014 16:52:00 WIB

Wow, Istana Mewah Raja Arab Dilelang

01 September 2014 12:47:00 WIB

Iran Sebut Sanksi AS Tidak Adil dan Menindas

01 September 2014 12:17:00 WIB

Islamophobia, Fox News Harus Minta Maaf

01 September 2014 10:48:00 WIB

AC Milan Bekuk Lazio 3-1

01 September 2014 09:54:00 WIB

Dua Rumah Sakit Jadi Rujukan Jamaah Haji

14 Juni 2014 04:15:00 WIB

Perahu ini Berdesain Lamborghini

  PRIA asal AS bernama Gino Gargiulo membuat sebuah perahu berkecepatan tinggi bernama Raging Bull.…
14 Juni 2014 04:45:00 WIB

Ini 3 Strategi Junta Militer Thailand

01 September 2014 19:14:00 WIB

Jadi Tumbal Politik, Eggi Sebut Udar dizolimi

KUASA hukum mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Udar Pristono, Eggi Sudjana menilai pihak Kejaksaan Agung (Kejagung)…
01 September 2014 15:20:00 WIB

Peminat Kondotel Di Bali Sangat Tinggi

01 September 2014 14:21:00 WIB

Duh, Oknum Polri Permalukan Indonesia

01 September 2014 12:03:00 WIB

Rupiah Senin Ini Lanjut Penurunan Tipis

15 Juni 2014 02:55:00 WIB

Masuk Monas Kini Jadi Mahal ?

MENURUT Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kedepannya diperlukan wacana agar masuk…
15 Juni 2014 03:35:00 WIB

Jokowi-JK Harus Siap Dkritisi

IKLAN PALING BAWAH